Intellasia East Asia News – Kebijakan tentang karyawan wanita mulai berlaku pada bulan November
Legal

Intellasia East Asia News – Kebijakan tentang karyawan wanita mulai berlaku pada bulan November

Pada tanggal 1 Oktober 2015, pemerintah mengeluarkan Keputusan No. 85/2015/ND-CP (“Keputusan No. 85″) tentang peraturan Kode Ketenagakerjaan tentang kebijakan untuk karyawan wanita. Pokok-pokok Keppres No. 85 telah kami rangkum sebagai berikut:

1. Memperjelas konsep pemberi kerja yang mempekerjakan banyak pekerja perempuan

Di bawah peraturan saat ini, pemerintah harus menerapkan kebijakan pengurangan pajak bagi pemberi kerja yang mempekerjakan banyak pekerja perempuan; namun, definisi pemberi kerja yang mempekerjakan banyak pekerja perempuan belum diklarifikasi.

Ayat 1 Pasal 3 Kepmen No. 85 telah memperkenalkan konsep pemberi kerja yang mempekerjakan banyak pekerja perempuan, khususnya:

?Mempekerjakan 10 hingga 100 karyawan wanita, terhitung lebih dari 50 persen dari total tenaga kerja.

?Mempekerjakan 100 hingga 1.000 karyawan wanita, terhitung lebih dari 30 persen dari total tenaga kerja.

?Mempekerjakan lebih dari 1.000 karyawan wanita.

2. Perwakilan karyawan wanita

Dalam Pasal 4 Kepmen No. 85, perwakilan pekerja perempuan dalam ketentuan terkait kewajiban pemberi kerja dalam Kode Ketenagakerjaan 2012 diartikan sebagai:

?Serikat dasar, jika serikat pekerja telah dibentuk.

?Serikat bawahan atasan langsung jika diminta oleh karyawan perempuan, jika tidak ada serikat pekerja yang dibentuk. Jika tidak ada permintaan, pemberi kerja akan mendapatkan pendapat lebih dari 50 persen karyawan perempuan di perusahaan tersebut.

3. Perawatan kesehatan untuk karyawan wanita

Pekerja perempuan berhak mendapatkan pemeriksaan kebidanan sesuai dengan kategori pelayanan kebidanan yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan pada saat pemeriksaan kesehatan berkala.

Selain itu, karyawan wanita harus menerima cuti menstruasi selama 30 menit per hari dan minimal 3 hari per bulan. Jumlah waktu istirahat tertentu diputuskan antara karyawan dan majikan mengenai kondisi kerja yang realistis dan kebutuhan karyawan wanita.

Karyawan wanita yang membesarkan anak di bawah 12 bulan berhak atas istirahat 60 menit setiap hari selama jam kerja untuk menyusui, memerah susu, menyimpan susu, dan beristirahat.

Pekerja perempuan tetap akan dibayar sesuai dengan kontrak kerja mereka meskipun jumlah waktu istirahat yang diatur di atas.

4. Hak pemutusan sepihak dan penghentian sementara kontrak kerja

Jika lembaga kesehatan resmi menegaskan bahwa melanjutkan pekerjaan akan berdampak negatif pada bayi yang belum lahir, pekerja perempuan berhak untuk:

?Mengakhiri kontrak kerja secara sepihak:

?Periode pemberitahuan sebelumnya: sebagaimana ditetapkan oleh lembaga kesehatan yang berwenang.

?Pemberitahuan tersebut harus disampaikan bersama dengan permintaan dari instansi kesehatan yang berwenang mengenai bagaimana melanjutkan pekerjaan akan berdampak negatif pada janin.

?Menangguhkan kontrak untuk sementara:

?Periode pemberitahuan sebelumnya: sebagaimana ditetapkan oleh instansi kesehatan yang berwenang

?Pemberitahuan harus disampaikan bersamaan dengan permintaan instansi kesehatan yang berwenang tentang bagaimana pekerjaan yang terus berlanjut akan berdampak negatif pada janin.

Durasi minimum penangguhan sementara harus sama dengan waktu istirahat sementara yang ditetapkan oleh instansi kesehatan yang berwenang. Tanpa penugasan tersebut, jangka waktu penghentian sementara akan diputuskan antara kedua belah pihak.

5. Efek

Keputusan No. 85 ini mulai berlaku pada tanggal 15 November 2015.

Keputusan ini akan menggantikan Keputusan No. 23/CP tanggal 1996 oleh pemerintah yang memandu Kode Ketenagakerjaan 2012 tentang ketentuan khusus untuk pekerja perempuan.

Perusahaan harus segera memperbarui dan menyesuaikan kebijakan perusahaan yang terkait dengan karyawan perempuan (jika ada) di bawah pedoman khusus yang dinyatakan dalam Keputusan No. 85 tersebut di atas untuk menghindari perselisihan perburuhan yang mungkin terjadi setelah Keputusan ini mulai berlaku.

http://english.vietnamnet.vn/fms/business/144487/policies-on-female-employees-to-take-effect-in-nov-.html

Kategori: Hukum


Cetak Postingan Ini

Posted By : keluaran hk mlm ini