Intellasia East Asia News – Lorenzana membalas ‘melanggar’ China: Kami dapat melakukan apa pun yang kami inginkan di Ayungin
Philippines.

Intellasia East Asia News – Lorenzana membalas ‘melanggar’ China: Kami dapat melakukan apa pun yang kami inginkan di Ayungin

Menteri Pertahanan Delfin Lorenzana pada hari Kamis mengingatkan China bahwa Filipina memiliki hak berdaulat atas Ayungin (Second Thomas) Shoal di Laut Filipina Barat.

Mengutip putusan arbitrase Juli 2016, Lorenzana menekankan bahwa klaim teritorial Beijing atas Laut Filipina Barat “tidak memiliki dasar sejarah atau hukum.”

“Ergo, kita bisa melakukan apapun yang kita inginkan di sana dan merekalah yang sebenarnya masuk tanpa izin,” kata Lorenzana dalam sebuah pernyataan.

Kepala pertahanan menambahkan bahwa China harus mematuhi kewajiban internasionalnya, termasuk Konvensi PBB tentang Hukum Laut 1982, yang diratifikasinya.

Lorenzana lebih lanjut mencatat bahwa UNCLOS memberikan Filipina zona ekonomi eksklusif di Laut Filipina Barat.

“Kami memiliki dua dokumen yang membuktikan bahwa kami memiliki hak berdaulat di ZEE kami sementara mereka tidak memilikinya dan klaim mereka tidak berdasar,” kata Lorenzana dalam bahasa Filipina.

Pernyataan ini muncul sebagai tanggapan dari Kementerian Luar Negeri China, yang menunjukkan bahwa Ayungin Shoal, yang mereka sebut Ren’ai Jiao, adalah bagian dari wilayahnya.

Beijing sebelumnya menuduh kapal-kapal Filipina yang melakukan misi pasokan kepada personel militer yang ditempatkan di Ayungin Shoal melakukan pelanggaran.

“China menuntut agar pihak Filipina menghormati komitmennya dan memindahkan kapalnya yang dikandangkan di Ren’ai Jiao. Posisi ini tetap tidak berubah,” kata juru bicara kementerian luar negeri China Zhao Lijian dalam konferensi pers, Rabu.

Zhao menambahkan bahwa pengiriman makanan dan pasokan ke Ayungin Shoal adalah “pengaturan khusus sementara karena pertimbangan kemanusiaan.”

Pada hari Rabu, Lorenzana mengatakan ada kapal penjaga pantai China di sekitarnya sementara dua kapal sipil Filipina yang diawaki oleh Angkatan Laut Filipina tiba di Ayungin Shoal.

Meskipun tidak ada insiden yang tidak diinginkan, kapal penjaga pantai China mengerahkan perahu karet di dekat BRP Sierra Madre angkatan laut saat kapal pasokan sedang dibongkar.

“Saya telah berkomunikasi dengan duta besar China bahwa kami menganggap tindakan ini sebagai bentuk intimidasi dan pelecehan,” kata Lorenzana.

https://www.philstar.com/headlines/2021/11/25/2143724/lorenzana-hits-back-trespassing-china-we-can-do-whatever-we-want-ayungin

Kategori: Filipina


Cetak Postingan Ini

Posted By : pengeluaran hk hari ini