Intellasia East Asia News – Vietnam menargetkan 75 persen energi dari energi terbarukan pada tahun 2045
Economy

Intellasia East Asia News – Vietnam menargetkan 75 persen energi dari energi terbarukan pada tahun 2045

Vietnam berencana untuk memiliki energi terbarukan yang menyumbang 75 persen dari kapasitas produksi listrik nasional dan 70 persen dari produksi aktual pada tahun 2045 di bawah komitmen COP 26-nya.

Target telah ditetapkan sebagai bagian dari transisi negara ke energi bersih setelah PM Pham Minh Chinh berkomitmen untuk mencapai emisi nol bersih pada tahun 2050 pada Konferensi Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa (COP 26) 2021 bulan lalu.

Hoang Tien Dung, kepala Otoritas Listrik dan Energi Terbarukan, juga mengatakan pada konferensi hari Selasa bahwa Vietnam akan beralih dari bahan bakar fosil ke energi bersih dan terbarukan.

Ia mengatakan, dalam rancangan Rencana Pengembangan Tenaga Listrik 10 Tahun VIII (2021-2030 dengan visi hingga 2045), Kementerian Perindustrian dan Perdagangan berencana meningkatkan kapasitas pembangkit listrik tenaga angin dan surya masing-masing sebesar 333 persen dan 167 persen di atas Rencana Pengembangan Tenaga Listrik. VII. Kapasitas surya akan mencakup daya yang dihasilkan oleh panel atap.

Tran Van Tung, wakil menteri Sains dan Teknologi, mencatat bahwa Vietnam memiliki potensi besar untuk pengembangan energi terbarukan dengan sekitar 217 gigawatt tenaga angin darat, 160 gigawatt tenaga angin lepas pantai dan 434 gigawatt tenaga surya (termasuk panel atap).

Pengembangan energi terbarukan akan membawa banyak manfaat bagi Vietnam termasuk biaya operasi yang lebih rendah, karena biaya energi terbarukan akan menurun dalam beberapa dekade mendatang sementara biaya sumber bahan bakar fosil akan meningkat, tambahnya.

“Vietnam perlu mendorong investasi dalam teknologi baru dan hijau dan mendedikasikan sumber daya untuk mengembangkannya dengan transfer teknologi yang tepat,” kata Tung.

Dao Xuan Lai, kepala Unit Perubahan Iklim dan Lingkungan UNDP Vietnam, mengatakan prioritas lain harus menggunakan energi secara lebih efisien.

Intensitas energi Vietnam (jumlah energi yang dibutuhkan untuk menghasilkan satu unit PDB) adalah 1,5 1,7 kali lebih tinggi dari negara-negara lain di kawasan itu, katanya.

Negara ini juga perlu mengurangi emisi dari sektor manufaktur hingga setengahnya untuk mencapai netralitas gas rumah kaca di masa depan, tambahnya.

Dung mengatakan dengan meningkatnya rasio kapasitas energi terbarukan, diperlukan lebih banyak investasi dalam kapasitas transmisi.

Rencana Pengembangan Tenaga VIII akan mencakup pengembangan kapasitas dan transmisi, yang akan membantu menyelesaikan masalah distribusi, tambahnya.

https://e.vnexpress.net/news/business/industries/vietnam-targets-75 persen-energi-from-renewables-by-2045-4396933.html

Kategori: Ekonomi, Vietnam


Cetak Postingan Ini

Posted By : pengeluaran hongkong